Saman Lubis Warning Plt. Walikota Medan Terkait Banyak Temuan Pekerjaan Asal-Asalan di PU dan Dinas Pertamanan Medan

Redaksi   |   Hukum  |   Kamis, 19 Desember 2019 - 18:19:39 WIB   |  dibaca: 1131 kali
Saman Lubis Warning Plt. Walikota Medan Terkait Banyak Temuan Pekerjaan Asal-Asalan di PU dan Dinas Pertamanan Medan

AekSirahar.com, Medan - Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM LIRA) Kota Medan memberi warning adanya pelanggaran administratif yang berpotensi menjadi persoalan hukum, di lingkungan Pemko Medan. Hal ini terkait dengan pelaksanaan kegiatan di lingkungan Pekerjaan Umum (PU) serta Dinas Pertamanan dan Kebersihan di Kota Medan.

"Temuan LSM LIRA, banyak pekerjaan di instansi tersebut yang pengerjaannya terkesan asal jadi, sehingga berpotensi menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Meskipun kelak ada upaya tindakan administratif berupa pengembalian kelebihan pembayaran, tetapi tidak tertutup kemungkinan masuk menjadi ranah pidana", ujar Walikota LSM LIRA Kota Medan, Drs Sam'an Lubis, Rabu (18/12/2019).

Sam'an mencontohkan pekerjaan di Dinas Pertamanan dan Kebersihan berupa, pekerjaan taman di seputaran Stadion Teladan Medan dan Taman Jalan di kawasan Jalan Dr. Mansyur Medan. "Kedua pekerjaan tersebut tidak dikerjakan secara profesional, banyak ditemukan kejanggalan. Itu baru contoh kecil saja, di instansi tersebut", ujarnya.

Contoh lain, ujar Sam'an, pekerjaan pengaspalan Jalan Karya Dame/Pembangunan Kecamatan Helvetia Timur. Plt. Walikota Medan, Akhyar Nasution bisa melakukan cek fisik lapangan guna melihat bagaimana kualitas pekerjaan. "Aneh rasanya, jika pekerjaan berbiaya Rp 600 juta lebih tersebut dibayar secara penuh", ujarnya.

Senada dengan Sam'an, Ketum IRSI Ir. H. Arse Pane yang juga Kadiv. Humas Asosiasi di DPP PERPESMA (Perkumpulan Pengembang Sukses Bersama-red) meminta kepada Plt. Walikota Medan agar pekerjaan pembuatan drainase dan pengaspalan jalan di Kota Medan segera dicek dan dievaluasi. Hingga saat ini, catatan kami, banyak pekerjaan drainase yang belum selesai pengerjaannya. Bahkan hingga akhir tahun anggaran, diprediksi pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak akan terselesaikan.

"Pertanyaan, bagaimana kelak pembayarannya. Sedangkan pada sisi lain, Pemko Medan sudah membuat keputusan per tanggal 16 Desember 2019, tidak ada lagi pembayaran terhadap pekerjaan-pekerjaan tersebut", tambah Sam'an menjelaskan kepada wartawan.

Bahkan terhadap pekerjaan konstruksi, cek itu detailnya, tegas Sam'an guna penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) harus ada keterangan dari konsultan pengawas bahwa kegiatan tersebut sudah terlaksana 100 persen, sesuai dengan spesifikasi.

Hingga Rabu sore, Pengamatan Biro Intelijen Informasi LIRA, Erwin Tambunan (18/12/2019) terlihat kesibukan di BPKAD Pemko Medan, terkait dokumen pencairan kegiatan APBD TA 2019.

"Tidak diketahui secara persis, apakah ada kegiatan yang diproses pembayarannya. Disisi lain, banyak kegamangan kegiatan di lapangan dan masih dalam proses pengerjaan", demikian BIL LIRA berharap Plt. Walikota itu tidak akan bermasalah. (Win)

Profil Redaksi

Redaksi

isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil. isi keterangan ini untuk melengkapi isi profil.

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook